MUKJIZAT EKARISTI

dari mata yang melihat, menuju hati yang percaya

Mukjizat Ettiswil Swiss : Hosti Kudus Bercahaya

Pada pertengahan abad ke-15, desa Ettiswil di wilayah Luzern, Swiss, merupakan sebuah paroki kecil yang memiliki devosi kuat kepada Sakramen Mahakudus. Di tengah kehidupan masyarakat yang sederhana itulah terjadi sebuah peristiwa yang kemudian dikenang sebagai salah satu Mukjizat Ekaristi paling terkenal di Swiss.

images/mujizat-img/ettiswil/relik-ettiswil-swiss.jpg

Peristiwa itu bermula pada 23 Mei 1447, ketika seorang perempuan muda anggota sekte pemuja setan bernama Anna Vögtlin memasuki Gereja Paroki Ettiswil.
Ia berhasil mengambil sebuah Host Kudus yang telah dikonsekrasi melalui jeruji pelindung tabernakel.

Anna berhasil mencuri Hosti Kudus, namun setelah meninggalkan gereja dan melewati tembok pemakaman, Anna mendapati sesuatu yang tidak dapat dijelaskannya. Host yang semula ringan tiba-tiba menjadi begitu berat sehingga ia tidak sanggup lagi melangkah maju maupun mundur. Dalam kepanikan, ia melemparkan Host itu ke semak-semak jelatang di dekat pagar.

Suatu bentuk penodaan yang pada masa itu dipandang sebagai kejahatan yang sangat berat terhadap Sakramen Mahakudus.

Beberapa waktu kemudian, seorang penggembala muda bernama Margaretha Schulmeister menggiring babi-babinya melewati tempat tersebut. Ternak yang biasanya berjalan tenang tiba-tiba berhenti dan menolak bergerak lebih jauh.
Ia meperhatikan keanehan itu dan sambil perlahan mendekati dan memerika semak-semak.
Margaretha kemudian menyaksikan pemandangan yang menggetarkan: Hosti Kudus tampak memancarkan cahaya terang dan tersusun menjadi tujuh bagian, dengan enam bagian mengelilingi satu bagian di tengah sehingga menyerupai bunga yang sedang mekar.

Kabar ajaib ini segera menyebar dan sampai ke pastor paroki yang kemudian datang ke lokasi. Pastor berhasil mengambil enam bagian Host yang berada di bagian luar. Namun ketika ia berusaha mengangkat bagian yang berada di tengah, Host itu tetap melekat pada tanah dan tidak dapat dipindahkan.

Rincian fenomena ajaib yg terjadi saat itu:

  • Bentuk Bunga: Hosti yang dikuduskan tersebut ditemukan dalam kondisi terbagi menjadi tujuh bagian, namun bagian-bagian itu saling menyatu membentuk pola yang indah menyerupai bunga mawar.
  • Cahaya Terang: Hosti tersebut tampak terangkat di udara (melayang) dan memancarkan cahaya yang sangat terang di sekitar semak-semak.
  • Bagian yang Tak Bisa Dipindahkan: Ketika pastor paroki dipanggil ke lokasi untuk mengambil Hosti tersebut, beliau berhasil memindahkan enam bagian luar kelopak bunga. Namun, bagian ketujuh yang berada di tengah menempel kuat ke tanah dan tidak bisa diangkat oleh siapa pun

Peristiwa tersebut dipahami sebagai tanda bahwa tempat itu dipilih secara khusus untuk mengenangkan kehadiran Kristus dalam Sakramen Mahakudus. Tidak lama kemudian, bagian Host yang berada di tengah itu tidak lagi tampak.


Berita tentang Host Kudus yang dicuri dan ditemukan segera memicu penyelidikan oleh penguasa wilayah Herrschaft Büron. Tidak lama kemudian Anna Vögtli berhasil ditangkap, diduga ketika berusaha meninggalkan wilayah tersebut menuju perbatasan Triengen.
Ia kemudian dibawa ke hadapan Hermann von Rüsseg, penguasa Büron, untuk diinterogasi. Dalam pemeriksaan itu Anna mengakui bahwa ia telah mencuri Host Kudus dan bermaksud menyerahkannya untuk digunakan dalam praktik sihir.

Pengakuan Anna antara lain:

"Setelah menyelipkan tangan saya di sela-sela gerbang besi yang sempit, saya berhasil meraih Hosti besar tersebut."

"Namun, segera setelah saya berjalan melewati dinding pemakaman, Hosti itu berubah menjadi sangat berat sehingga saya tidak sanggup lagi membawa Sakramen Mahakudus itu."

"Karena saya tidak mampu lagi melangkah maju ataupun mundur, saya akhirnya membuang Hosti tersebut ke dekat pagar di antara semak-semak tanaman jelatang."

Dalam persidangan ia mengakui pencurian Host Kudus beserta tujuan penyerahannya untuk praktik sihir. Putusan pengadilan dijatuhkan pada tahun 1447. Menurut catatan sejarah lokal, ia dinyatakan bersalah atas penodaan Sakramen Mahakudus dan dijatuhi hukuman mati dengan dibakar, sebagaimana hukum yang berlaku pada masa itu.

Seluruh rangkaian peristiwa tersebut dicatat dalam sebuah dokumen hukum berjudul Protocol of Justice, yang disusun oleh Hermann von Rüsseg, penguasa Büron. Walaupun naskah asli dokumen itu kini telah hilang, salinan resmi yang dibuat sekitar tahun 1480 masih tersimpan di Staatsarchiv Luzern dan menjadi sumber utama bagi penelitian sejarah mengenai Mukjizat Ekaristi Ettiswil.


2. Relik dan Penghormatan

B Ettiswil Sakramentskapelle

Enam bagian Host Kudus yang berhasil diambil dari lokasi mukjizat disimpan dengan penuh penghormatan sebagai relik. Fragmen-fragmen tersebut kemudian ditempatkan dalam sebuah reliquiarium dan menjadi pusat devosi umat di Ettiswil.

Karena bagian Host yang berada di tengah tidak dapat diangkat dari tanah pada saat mukjizat terjadi, umat percaya bahwa tempat itu sendiri telah ditandai secara istimewa. Atas dasar keyakinan tersebut, pada tahun 1448 dibangun sebuah kapel tepat di lokasi ditemukannya Host Kudus. Kapel itu kemudian dikenal sebagai Sakramentskapelle (Kapel Sakramen) dan berkembang menjadi salah satu tujuan ziarah penting di wilayah Luzern.

Selama berabad-abad, para peziarah datang untuk menghormati Sakramen Mahakudus di tempat ini. Beberapa Paus memberikan indulgensi kepada mereka yang berziarah ke Ettiswil sebagai ungkapan dukungan terhadap devosi kepada Ekaristi. Pada peringatan 500 tahun mukjizat, tahun 1947, devosi tersebut kembali diteguhkan melalui berbagai perayaan dan penelitian sejarah yang mendokumentasikan kembali peristiwa tahun 1447.

Relik Mukjizat Ekaristi Ettiswil tahun 1447 disimpan dan dihormati di Sakramentskapelle (Kapel Sakramen), kapel ziarah yang dibangun di lokasi ditemukannya Host Kudus. Kapel bergaya Gotik ini terletak di kawasan Paroki Maria Himmelfahrt und St. Stephan di Ettiswil, sekitar 200 meter dari gereja paroki. Hingga kini Sakramentskapelle tetap menjadi tujuan ziarah umat yang datang untuk menghormati relik Mukjizat Ekaristi Ettiswi

Setiap tahun umat setempat memperingati mukjizat ini pada Minggu Laetare (Minggu Keempat Masa Prapaskah) beserta dua hari berikutnya.
Tradisi yang telah berlangsung lebih dari lima abad itu menjadi kesaksian akan iman Gereja terhadap kehadiran nyata Kristus dalam Sakramen Mahakudus dan menjadikan Ettiswil tetap dikenal sebagai salah satu tempat ziarah Ekaristi terpenting di Swiss.


Referensi Penelitian Mukjizat Ekaristi Ettiswil (Swiss, 1447)

Artikel ini disusun berdasarkan penelusuran bertingkat - terhadap sumber sejarah, dimulai dari publikasi modern, kemudian ditelusuri hingga referensi akademik yang mengidentifikasi keberadaan salinan Protocol of Justice dalam koleksi Staatsarchiv Luzern dengan signatur AKT 19C/372 (1447). Walaupun naskah asli telah hilang, keberadaan salinan sekitar tahun 1480, beserta edisi ilmiahnya pada tahun 1868 dan 1901, memungkinkan rekonstruksi sejarah Mukjizat Ekaristi Ettiswil dengan dasar dokumenter yang kuat.

1. Dokumen Asli Protocol of Justice (1447)

Status: Naskah asli telah hilang. Hal ini ditegaskan dalam penelitian akademik terbaru yang menyatakan bahwa dokumen asli tahun 1447 sudah tidak ada lagi.

Kutipan penting:

"The original is lost. Only a slightly later copy survives."


2. Salinan Resmi Sekitar Tahun 1480

Dokumen yang masih bertahan merupakan salinan sekitar tahun 1480, dibuat oleh S. Kaufmann untuk Arsip Paroki Ettiswil.

Salinan tersebut kini disimpan di: Staatsarchiv Luzern - Signatur: AKT 19C/372 (1447)


3. Lokasi Arsip

Arsip tersebut berada pada: Staatsarchiv Luzern

Website resmi: https://www.staatsarchiv.lu.ch
Digital Reading Room: https://query-staatsarchiv.lu.ch

Katalog arsip menunjukkan kelompok: AKT 19C – Pfarreien (Paroki) yang memuat arsip Paroki Ettiswil. Walaupun berkas AKT 19C/372 belum tersedia sebagai hasil pindai daring, inventaris arsip dapat ditelusuri melalui katalog resmi.


4. Edisi Ilmiah Pertama (1868)

Joseph Schneller Das Hexenwesen im sechszehnten Jahrhundert.

Der Geschichtsfreund. Vol. 23 (1868) halaman 367–370.
Dokumen ini merupakan edisi cetak awal dari laporan pengadilan mengenai perkara Anna Vögtli.

Referensi keberadaannya disebut dalam: https://cris.unibo.it/retrieve/handle/11585/1032181/db3db2f8-4f3a-46e9-8e80-a49f2c0fdba7/Inquisitions%2C%20Iconography%2C%20and%20Memory.%20%2813th-19th%20century%29.pdf


5. Edisi Akademik Lengkap (1901)

Joseph Hansen Quellen und Untersuchungen zur Geschichte des Hexenwahns und der Hexenverfolgung im Mittelalter.

Bonn, 1901. Dokumen No. 62 halaman 548–550.

Referensi:  https://cris.unibo.it/retrieve/handle/11585/1032181/db3db2f8-4f3a-46e9-8e80-a49f2c0fdba7/Inquisitions%2C%20Iconography%2C%20and%20Memory.%20%2813th-19th%20century%29.pdf


6. Penelitian Josef Bütler (1947)

Josef Bütler Das Wunder von Ettiswil. Gedenkschrift zur 500 Jahrfeier einer Sühnewallfahrt zum hl. Sakrament 1447–1947.
Status: Belum ditemukan versi digital yang dapat diakses publik.
Data bibliografi: https://www.iberlibro.com/Wunder-Ettiswil-Gedenkschrift-500-Jahrfeier-S%C3%BChnewallfahrt/22406483492/bd


7. Artikel Josef Bütler dalam Der Geschichtsfreund

Josef Bütler Die Wallfahrt zur Sakramentskapelle in Ettiswil.
Der Geschichtsfreund. Vol. 100 (1947) halaman. 169–178.
Daftar isi jurnal: https://www.hvz.ch/geschichtsfreund/gfd-inhalt/


8. Sumber Sekunder Modern

Carlo Acutis Foundation https://www.miracolieucaristici.org/en/Liste/list.html
PDF Ettiswil: https://www.miracolieucaristici.org/en/download/ettiswil.pdf


The Real Presence Eucharistic Education and Adoration Association

https://archive.therealpresence.org/eucharst/mir/english_pdf/Ettiswil.pdf


Carlos Corner

https://carloscorner.com/posts/eucharistic-miracle-of-ettiswil/

Adoro te devote, latens Deitas, / Quae sub his figuris vere latitas;
Tibi se cor meum totum subiicit, / Quia te contemplans totum deficit.


Dengan penuh kesungguhan aku menyembah-Mu, ya Allah yang tersembunyi,
yang sungguh hadir di balik rupa-rupa ini.
Seluruh hatiku berserah kepada-Mu,
karena saat memandang-Mu, segala kemampuanku menjadi tak berarti.